Cara Melindungi Anak dari Bullying Online

Untuk orangtua, pasti berasa jelek waktu mengenali jika anak kecintaan Anda kemungkinan terima bully, gertakan atau terganggu.

Seorang penindas bisa menyakiti anak Anda lewat sikap agresifnya, baik dengan cara fisik atau mental. Ini menjadi pengalaman yang menganiaya serta bisa tinggalkan efek yang mengakar pada jiwa serta kesehatan mental anak.

Itu penyebabnya kenapa tiap orang harus siaga pada pertanda apa anak Anda diintimidasi.

Terdapat beberapa bentuk penganiayaan, dari menebarkan isu jelek, memukul, menyebutkan nama sampai membuat tanggapan kasar mengenai anak Anda di muka umum, serta di sosial media.

Sebab mungkin mencekam buat anak Anda dalam hadapi beberapa pengganggu sendirian, di bawah ini lima panduan untuk menolong anak hadapi penindasnya, dikutip dari TimesofIndia.

1. Mengawali pembicaraan

Penting untuk bikin anak terbuka dengan Anda mengenai apakah yang sedang dia menghadapi. Tapi janganlah lekas menanyakan padanya bila dia di-bully.

Kebalikannya, Anda kemungkinan mengawali pembicaraan dengan bercerita beberapa orang jahat yang menyakiti seseorang, baik lewat beberapa kata, tulisan, atau serta aksi serta begitu keutamaan untuk hentikan mereka.

Anda dapat membuat cerita anekdot (seperti bercerita permasalahan temannya dan lain-lain) atau serta menanyakan mengenai anak yang tidak dia gemari. Lihat baik-baik bahasa badannya serta untuk dia berasa nyaman.

2. Meminta mereka untuk melapor ke faksi berkuasa

Point ini kemungkinan terlihat gampang ucapkannya dibanding melakukan. Tetapi ingat-ingatlah jika siapa saja tidak tahu serta pahami kenapa hal itu dapat berlangsung bila mereka tidak berceritanya.

Oleh karenanya, tekankan ke mereka jika itu bukan kekeliruan anak Anda bila memang betul peristiwanya semacam itu. Meminta anak Anda untuk memberikan laporan penganiayaan itu ke Anda atau faksi berkuasa.

Ajari anak Anda jika bukannya merajuk serta menangis, menghadapi sang penindas serta berikan tahu mereka apakah yang dirasanya karena sikap mereka. Bicaralah dengan sang penindas dengan suara yang kuat serta yakin diri serta meminta ia untuk stop. Misalnya ialah, “Stop menggerakkan saya. Saya tidak senang.”

4. Penindas ingin ketahui reaksi orang yang dia tindas

Terangkan ke sang kecil jika beberapa aktor gertakan ingin ketahui reaksi orang yang dia tindas, entahlah itu geram atau air mata. Bila aktor gertakan mengetahui jika orang yang dia tindas tidak memberi tanggapan emosional, mereka selanjutnya akan menyerah. Ajari anak Anda tidak untuk menyikapi beberapa penindas, seakan-akan dia cuman dengarkan saja, tetapi tidak diambil hati.

5. Terus bersama-sama rekan-rekan

Pengganggu umumnya cari beberapa anak yang sendirian atau mungkin tidak mempunyai banyak rekan. Masih dekat sama rekan-rekan cukup membantunya hindari target pengganggu.

Satu ambulans punya RSUP Kandou, Manado, dirusak massa. Kejadian ini berawal dari keberatan keluarga mayat yang menampik penyemayaman dengan prosedur kesehatan, walau sebenarnya mayat sudah terverifikasi positif covid-19.

Updated: January 13, 2021 — 2:34 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *